Copyright 2019 © Pengadilan Agama Bantaeng | Dev & Mod by Tim TI Pengadilan Agama Bantaeng

PA BANTAENG KEMBALI GELAR PEMERIKSAAN SETEMPAT

Kategori Induk: Uncategorised Kategori: BERITA Ditayangkan: Jumat, 08 November 2019

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 
b_150_100_16777215_00_images_fotoberita_Pemeriksaansetempat_gambar_3.jpeg
 
     Bantaeng - Jumat, 08 Nopember 2019, Pengadilan Agama Bantaeng kembali melaksanakan sidang pemeriksaan setempat (descente) dalam perkara Nomor 219/Pt.G/2019/PA.Batg. Kali ini obyek sengketanya berupa 1 buah rumah yang merupakan harta bersama yang terletak di Kampung Lembang-Lembang Kelurahan Pallantikan Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng.
 
     Sekitar pukul 09.00 pagi tim yang terdiri dari Laila Syahidan, S.Ag., M.H. sebagai Ketua Majelis didampingi Hakim Anggota Drs. H. Baedawi, M.HI dan M. Kamaruddin Amri, S.H. bersama H. Erwin Amir Betha, S.H., M.H. sebagai Panitera Pengganti serta Jurusita Pengganti Askar menuju obyek sengketa yang lokasinya masih mudah dijangkau karena terletak dalam kawasan Kota Bantaeng .Tiba di lokasi sudah disambut oleh aparat pemerintahan yaitu Lurah Pallantikan dan Ketua RT setempat.
 
 
gambar_1.jpeg

Aparat pemerintahan setempat sangat sigap dan antusias dalam membantu pelaksanaan sidang. Demikian pula tetangga yang berbatasan langsung dengan objek sengketa dengan senang hati memberikan penjelasan mengenai batas-batas tanah/obyek sengketa yang berbatasan langsung dengan tanah mereka. Pemeriksaan Setempat kali ini berjalan lancar dan aman dihadiri oleh Penggugat dan Tergugat.
gambar_2.jpeg
 

          Pemeriksaan Setempat penting dilakukan setidaknya untuk memastikan wujud dan keberadaan objek sengketa menyangkut letak, luas dan batas-batasnya. Pada tahapan selanjutnya, hasil dari Pemeriksaan Setempat dapat dijadikan dasar bagi hakim untuk memutus perkara. Selain itu, Pemeriksaan Setempat akan menghindarkan putusan hakim dari kemungkinan tidak dapat dieksekusi disebabkan dalil-dalil yang diajukan Penggugat dalam perkara bersangkutan ternyata illusoir.

Dengan mempedomani ketentuan Pasal 180 R.Bg jo SEMA Nomor 7 Tahun 2001, maka hakim karena jabatannya dapat menetapkan diadakannya  Pemeriksaan Setempat. (LS).

gambar_3.jpeg
 

 

 

Dilihat: 59