Copyright 2019 © Pengadilan Agama Bantaeng | Dev & Mod by Tim TI Pengadilan Agama Bantaeng

BADILAG TERAPKAN 9 INOVASI APLIKASI SIPP

Kategori: BERITA Ditayangkan: Selasa, 08 Oktober 2019
Peradilan Agama Indonesia selangkah lebih maju dalam mewujudkan pemberian layanan kepada masyarakat Indonesia pada umumnya dan pencari keadilan pada khususnya setelah pada tanggal 18 September 2019 Direktorat Jendral Badan Peradilan Agama secara resmi meluncurkan 9 aplikasi unggulan yang sangat membantu masyarakat untuk lebuh dekat dengan dunia peradilan.
Perkembangan tekhnologi dunia digital sehingga kemudian Mahkamah Agung meluncurkan aplikasi e-court yang pada dasarnya adalah merupakan aplikasi yang membantu memudahkan para advokat untuk melakukan proses administrasi perkaranya.
setelah itu kemudian kembali Mahkamah Agung meluncurkan aplikasi e-litigasi, yang cakupannya lebih luas karena sudah masuk dalam persidangan elektronik.
Direktorat Jendral Badan Peradilan Agama sendiri berkomitmen untuk mendukung kebijakan Mahkamah Agung dalam mewujudkan inovasi dan pengembangan di dunia peradilan, hal ini yang kemudian mendorong Peradilan Agama meluncurkan 9 inovasi aplikasi yang sangat mendukung kinerja di Pengadilan dan diharapkan semakin dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat dan kepada Pegawai Pengadilan.
b_150_100_16777215_00_images_fotoberita_launching_9_aplikasi_badilag.jpg
  1. Aplikasi tersebut terdiri dari Aplikasi Notifikasi Perkara yang memberikan kemudahan kepada pihak untuk mengetahui proses dan jadwal persidangannya dalam aplikasi, 
  2. Aplikasi Informasi Produk Pengadilan yang bersifat informatif dan lebih umum yang berfungsi layaknya website yang memuat segala informasi tentang pengadilan, namun sifatnya lebih personal kepada pengguna pengadilan. Aplikasi ini akan berguna untuk mendekatkan pengadilan kepada masyarakat, menghindari praktik-praktik yang tidak semestinya seperti makelar perkara dan pungutan liar. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan data SIPP, memberikan informasi kepada pihak berperkara atau masyarakat secara real time dan ter-update mengenai layanan dan produk pengadilan. Fungsi Aplikasi adalah memberikan informasi terkait proses perkara kepada pihak, yang meliputi nomor perkara, nama para pihak, susunan majelis hakim, tahapan persidangan, jadwal persidangan dan biaya perkara berdasarkan permintaan dari para pihak.
  3. Aplikasi Antrean Sidang. Aplikasi Antrean sidang ini merupakan aplikasi yang dapat memberikan informasi mengenai pembagian jadwal persidangan. Pihak berperkara dapat melakukan pendaftaran antrean secara online sehingga dapat mengetahui waktu persidangan, dan diharapkan tidak terjadi antrean panjang, lama dan melelahkan untuk mengikuti persidangan.
  4. Aplikasi Basis Data Terpadu Kemiskinan. Aplikasi ini dapat membantu menyajikan data masyarakat miskin, sehingga pengadilan agama di seluruh wilayah Indonesia dapat mengakses database terkait status kemiskinan. Pendaftar perkara cukup membawa identitas kependudukan, sistem akan secara otomatis memverifikasi melalui nomor induk kependudukannya.
  5. Command Center Badilag mempunyai fungsi tidak hanya untuk pembinaan dan pengawasan, namun juga fungsi-fungsi penunjang lainnya untuk meningkatkan kinerja aparat peradilan agama dan menciptakan iklim koordinasi yang lebih efektif dan efisien dalam menjalankan program kerja. Selain itu Command Center juga berfungsi sebagai Pusat kontrol data manajemen peradilan agama, mengatur dan mengendalikan data berbasis teknologi informasi berupa pusat data dan memiliki ruangan khusus dengan berbagai peralatan khusus; Pusat Pembinaan, pengawasan dan audit kinerja secara virtual dan real time
  6. Aplikasi PNBP Fungsional. Dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan, pelaporan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP Fungsional) dalam proses penerimaan perkara di pengadilan tidak bisa diidentifikasi secara rinci, sehingga mengakibatkan pelaporan PNBP Fungsional Keuangan perkara terkait jumlah dan waktu tidak akurat. Hal ini tentu menjadi persoalan yang cukup serius. Aplikasi ini diharapkan bisa mengatasi persoalan tersebut, aplikasi ini dapat membantu pencatatan PNBP Fungsional perkara seluruh pengadilan agama secara terpusat, penyetoran tepat waktu dan lengkap yang mencakup jumlah, nomor dan transaksi perkara, dan juga sebagai sarana informasi jumlah perkara PNBP Fungsional yang belum disetor pada tahun berjalan.
  7. Aplikasi e-Eksaminasi. Terdapat kendala yang dialami Ditjen Badilag ketika ingin mengetahui dan melakukan pembinaan dalam rangka meningkatkan kualitas putusan hakim. Meskipun MA sudah mempunyai basis data putusan pengadilan dalam Direktori Putusan, namun belum punya mekanisme dalam mengolah data tersebut menjadi suatu penilaian kualitatif. Aplikasi ini akan menghimpun putusan hakim tingkat pertama kemudian dieksaminasi oleh tiga orang hakim tinggi di wilayah hukum pengadilan tinggi agama yang berbeda, proses ini dilakukan secara anonim. E-Eksaminasi merupakan sistem yang dapat memberikan informasi dan pemetaan terhadap kompetensi hakim dalam memeriksa dan memutus perkara, sehingga dapat digunakan sebagai data awal dalam rencana pengembangan sumberdaya manusia terkait kebijakan, bimbingan teknis dan diklat.
  8. Aplikasi e-Register. e-Register perkara adalah seluruh data perkara yang terdapat pada sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP). Data perkara yang terdapat dalam aplikasi SIPP secara elektronik memiliki kekuatan hukum yang sama dengan buku register perkara sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan. Pengadilan harus dapat menyajikan data register perkara secara tepat waktu berupa softcopy apabila diperlukan untuk kepentingan monitoring dan evaluasi serta pengawasan internal atau eksternal. Aplikasi e-Register dapat dipergunakan untuk mendukung kinerja peradilan agama dalam mengumpulkan dan menyajikan data perkara secara elektronik.
  9. Aplikasi e-Keuangan. Administrasi Keuangan Perkara secara elektronik (e-keuangan perkara) merupakan salah satu cara pengelolaan administrasi keuangan perkara di pengadilan, untuk mempercepat terwujudnya administrasi peradilan secara efektif, efisien, dan modern, sekaligus bentuk implementasi Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik. Aplikasi keuangan perkara merupakan aplikasi pendukung SIPP yang mencatat semua kegiatan penerimaan dan pengeluaran biaya untuk setiap perkara, sebagaimana diatur dalam Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Peradilan Agama (Buku II).
Diharapkan dengan hadirnya 9 aplikasi unggulan ini dapat membuat seluruh peradilan Agama dan warga masyarakat dapat terbantu sehingga kemudian dunia peradilan di Indonesia terkhusus pada Badan Peradilan Agama untuk memberikan Hak Akses kepada Masyarakat dan lebih mendekatkan dunia Peradilan kepada masyarakat dan paling pokok bagaimana agar kedepannya lembaga Peradilan sebagai Lembaga yang Transparan dan Akuntabel serta tentunya memberikan kenyamanan.
  
Video Launching 9 Aplikasi Inovasi SIPP  https://www.youtube.com/watch?v=BglVEVHXzF0
(disadur dalam Berita Badilag)