Rabu, 01 April 2020

ANDA MENEMUKAN PELANGGARAN KODE ETIK ..? LAPORKAN....

 

PENGUMUMAN

PANGGILAN SIDANG PERKARA GHAIB

  1. Perkara nomor  ......../Pdt.G/2020/ Pa-Batg an. .............................................................. untuk datang menghadap pada sidang perkara  ................................ pada Hari ................. tanggal ..............................  dalam perkara ................................. yang diajukan an .............................
  2. Perkara nomor  ......../Pdt.G/2020/ Pa-Batg an. .............................................................. untuk datang menghadap pada sidang perkara ................................ pada Hari ................. tanggal ..............................  dalam perkara ................................. yang diajukan an .............................

Tingkat Pertama Cerai Talak

Proses Penyelesaian Perkara Tingkat Pertama Cerai Talak :
  1. Pemohon mendaftarkan permohonan cerai talak ke pengadilan agama/mahkamah syar’iyah.
  2. Pemohon dan Termohon dipanggil oleh pengadilan agama/mahkamah syar’iah untuk menghadiri persidangan.
  3. Tahapan persidangan :
    1. Pada pemeriksaan sidang pertama, hakim berusaha mendamaikan kedua belah pihak, dan suami istri harus datang secara pribadi (Pasal 82 UU No. 7 Tahun 1989);
    2. Apabila tidak berhasil, maka hakim mewajibkan kepada kedua belah pihak agar lebih dahulu menempuh mediasi (Pasal 3 ayat (1) PERMA No. 2 Tahun 2003);
    3. Apabila mediasi tidak berhasil, maka pemeriksaan perkara dilanjutkan dengan membacakan surat permohonan, jawaban, jawab menjawab, pembuktian dan kesimpulan. Dalam tahap jawab menjawab (sebelum pembuktian) Termohon dapat mengajukan gugatan rekonvensi (gugat balik) (Pasal 132 a HIR, 158 R.Bg);

Putusan pengadilan agama/mahkamah syar’iyah atas permohonan cerai talak sebagai berikut :

  1. Permohonan dikabulkan. Apabila Termohon tidak puas dapat mengajukan banding melalui pengadilan agama/mahkamah syar’iyah tersebut;
  2. Permohonan ditolak. Pemohon dapat mengajukan banding melalui pengadilan agama/mahkamah syar’iyah tersebut;
  3. Permohonan tidak diterima. Pemohon dapat mengajukan permohonan baru.
  4. Apabila permohonan dikabulkan dan putusan telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka :
    1. Pengadilan agama/mahkamah syar’iah menentukan hari sidang penyaksian ikrar talak;
    2. Pengadilan agama/mahkamah syar’iah memanggil Pemohon dan Termohon untuk melaksanakan ikrar talak;
    3. Jika dalam tenggang waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkan sidang penyaksian ikrar talak, suami atau kuasanya tidak melaksanakan ikrar talak didepan sidang, maka gugurlah kekuatan hukum penetapan tersebut dan perceraian tidak dapat diajukan lagi berdasarkan alasan hukum yang sama (Pasal 70 ayat (6) UU No. 7 Tahun 1989).
  5. Setelah ikrar talak diucapkan panitera berkewajiban memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti kepada kedua belah pihak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah penetapan ikrar talak (Pasal 84 ayat (4) UU No. 7 Tahun 1989);

BROSUR DAN BANNER

Modernisasi Dunia Peradilan

Modernisasi Dunia Peradilan

Transparansi dalam dunia peradilan

Transparansi dalam dunia peradilan

Alur Gugatan Sederhana

Alur Gugatan Sederhana

Gugatan sederhana

Gugatan sederhana

Hak mendapatkan biaya ringan dan sederhana

Hak mendapatkan biaya ringan dan sederhana

Mediasi

Mediasi

Daftar Mediator PA bantaeng

Daftar Mediator PA bantaeng

ALAMAT KANTOR LINK WEBSITE TERKAIT LINK TAUTAN TERKAIT
Jl. Andi Mannappiang No.1 Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
Kode Pos 92412 
email :
bantaeng@pta-makassarkota.go.id
Telp/Fax: (0413) 21181 / 2525060
Mahkamah Agung RI
Direktorat Badan Peradilan Agama Ri
Pengadilan Tinggi Agama Makassar
Pemda Kabupaten Bantaeng
KOMDANAS
SIKEP
SIMARI